BERAKSI (Berita Akuntansi)

Dituding Palsukan Laporan Keuangan, Saham General Electronic (GE) Anjlok 11%

0

Saham General Electric Company (General Electric/GE) mengalami penurunan terbesarnya dalam satu dekade terakhir, tepatnya sejak April 2008, pada penutupan perdagangan bursa Amerika Serikat (AS) Kamis (15/8). Saham ini ditutup turun 11% ke level US$ 8,01 per saham.

Akibatnya, nilai kapitalisasi pasar GE turun dari posisi Rabu (14/8) sebesar US$ 78,8 miliar menjadi US$ 69,9 miliar setelah harga sahamnya mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis.

Anjloknya saham GE merupakan buntut dari laporan yang mengklaim bahwa perusahaan multinasional ini telah memanipulasi laporan keuangannya untuk menyembunyikan masalah keuangan perusahaan. Salah satu caranya yaitu dengan mengganti format laporan keuangan setiap 2-4 tahun sekali, sehingga kinerjanya tidak dapat dianalisis.

Laporan ini dibuat oleh seorang akuntan asal AS, Harry Markopolos beserta timnya, yang sebelumnya pernah membongkar skandal investasi skema ponzi dari perusahaan investasi milik Bernard Madoff pada 2008 lalu. Penipuan investasi yang dilakukan Madoff ketika itu membuat investor rugi sekitar US$ 65 miliar.

Dalam laporan tersebut, Markopolos mengatakan penipuan yang dilakukan GE dengan memanipulasi laporan keuangan nilainya mencapai US$ 38 miliar. “Tim saya telah menghabiskan tujuh bulan terakhir menganalisis laporan keuangan GE dan kami percaya mereka melakukan penipuan sebesar US$ 38 miliar,” ujar Markopolos dalam laporannya.

Menanggapi tuduhan penipuan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) GE;Lawrence Culp, mengatakan bahwa laporan tersebut tidak benar. Dia mengklaim laporan tersebut merupakan manipulasi pasar yang dilakukan Markopolos untuk membuat harga saham GE turun.

“Sehingga Markopolos dan klien hedge-fund-nya bisa mendapatkan keuntungan dari volatilitas saham GE. Kami akan menganggap serius tuduhan pelanggaran pelaporan keuangan. Tapi (laporan) ini murni manipulasi pasar (oleh Markopolos),” tegas Culp, dilansir dari CNBC.com, Jumat (16/8).

Culp menambahkan, bahwa laporan yang dikeluarkan oleh Markopolos banyak memuat fakta-fakta yang salah, dan klaim penipuan tersebut dapat diperbaiki jika saja GE diajak untuk berdiskusi sebelum laporan tersebut diterbitkan.

Untuk menyebarluaskan laporan tersebut kepada publik, Markopolos secara khusus membuat situs www.GEfraud.com. Dia mengatakan bahwa investigasi terhadap laporan keuangan GE dilakukan secara intensif selama selama tujuh bulan bersama timnya.

Menurutnya, laporan ini berpotensi mengantarkan GE ke gerbang kebangkurutan, sama seperti yang dialami perusahaan energi asal AS Enron pada 2002 dan perusahaan telekomunikasi WorldCom pada 2003 lalu. Kedua perusahaan ini menghadapi masalah yang sama dengan GE saat ini.

Ketika itu Enron memiliki aset sebesar US$ 63 miliar, sehingga kebangkrutannya saat itu menjadi sejarah kebangkrutan perusahaan terbesar di AS. Sementara itu WorldCom memilik aset US$ 107 miliar ketika dinyatakan bangkrut.

“Yang kami temukan pada GE hanyalah puncak dari gunung es. GE memiliki sejarah panjang penipuan akuntansi yang dimulai sejak 1995, ketika masih dipimpin oleh CEO Jack Welch,” ujarnya.

Hasil Temuan Markopolos

Salah satu hasil temuan Markopolos dalam laporannya yaitu pada unit asuransi perawatan jangka panjang GE, di mana mereka menyembunyikan kerugian yang makin besar seiring dengan bertambah tuanya pemegang polis asuransi GE. GE pun seharusnya menambah pencadangan sebesar US$ 15 miliar.

Dia juga mengklaim bahwa GE telah membuat laporan palsu yang disampaikan kepada otoritas sektor asuransi di AS. Selain itu, Markopolos juga menyebutkan dia menemukan kejanggalan dengan metode akuntansi GE pada bisnis minyak dan gasnya, Baker Hughes.

Seorang penasihat untuk dana pensiun serikat meminta GE untuk bekerja sama dengan perusahaan jasa profesional yaitu KPMG sebagai auditor perusahaannya. Hal ini dibutuhkan setelah serangkaian kesalahan metode akuntansi dan kesalahan strategis mengguncang kepercayaan investor pada perusahaan.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan Selasa kepada direktur independen GE, CtW Investment Group mendesak produsen untuk menemukan akuntan baru untuk dan berkomitmen untuk mengganti auditor setiap 10 tahun. “Ini untuk mencari pengawasan yang lebih kuat terhadap alokasi modal,” diktip dari Bloomberg, Jumat (16/8).

GE mengatakan bahwa pada Desember nanti pihaknya akan mengirim auditor baru. Ini merupakan salah satu perubahan yang dibuat oleh CEO GE Larry Culp.

Tudingan manipulasi laporan keuangan GE kini sudah dalam penyelidikan federal di AS. Kasus ini hanyalah salah satu dari sekian banyak tantangan yang dihadapi perusahaan yang berbasis di Boston ini, selain utang yang membengkak hingga tuntutan hukum pemegang saham, dan pasar pembangkit listrik yang lemah.

PERUBAHAN IKLIM, DIGITALISASI DAN INKLUSIFITAS MENJADI FOKUS PERTEMUAN TAHUNAN INTERNATIONAL MONETARY FUND DAN WORLD BANK TAHUN 2021

0

No.23/ 267/DKom

Pemulihan perekonomian global terus berlanjut, meskipun masih terdapat kesenjangan antar negara akibat perbedaan akses terhadap vaksin dan ruang untuk dukungan kebijakanSecara global pemulihan menghadapi berbagai faktor risiko, terutama kekhawatiran cepatnya penyebaran varian Delta dan kekhawatiran munculnya varian virus baru yang lebih agresif sehingga ketidakpastian outlook perekonomian meningkat. Selain itu, perubahan iklim dan reformasi digital juga muncul sebagai tantangan besar secara global. IMF berkomiten untuk terus mendukung negara-negara anggotanya untuk menghadapi tantangan yang berkembang.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Wajiyo menekankan pentingnya pelaksanaan exit strategy yang well calibrated, well planned, dan well communicated untuk memastikan seluruh negara dapat pulih secara bersama-sama. Hal tersebut dibahas dalam rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund dan World Bank (IMF-World Bank), termasuk di dalamnya pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara G20 yang diselenggarakan secara hybrid pada tanggal 11-15 Oktober 2021, dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati.

IMF memproyeksikan perekonomian global tumbuh sebesar 5,9% pada tahun 2021, kemudian mengalami moderasi pertumbuhan ke 4,9% pada tahun 2022. Revisi ke bawah pertumbuhan 2021 mencerminkan penurunan pertumbuhan di negara maju, karena adanya disrupsi pasokan, dan di negara low-income developing, karena memburuknya dinamika pandemi. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan akan ditopang oleh menguatnya prospek jangka pendek negara eksportir komoditas dari kelompok negara berkembang.

Dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20 pada 13 Oktober 2021 yang merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank, delegasi Bank Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dan Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menyampaikan pentingnya upaya global untuk mengatasi pandemi dan melanjutkan reformasi struktural guna mendorong pemulihan ekonomi yang lebih resilien, berkelanjutan dan inklusif. Pada kesempatan tersebut Deputi Gubernur BI juga menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan di tengah ketidakpastian perkembangan pandemi dan kenaikan inflasi di negara maju yang berpotensi menimbulkan efek rambatan kepada negara berkembang. Untuk itu, diperlukan koordinasi dan komunikasi kebijakan pada tataran global untuk memberikan gambaran yang jelas terhadap perkembangan dan kebijakan yang diimplementasikan. Dalam kesempatan tersebut Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo juga menyampaikan pentingnya melanjutkan upaya bersama dalam meningkatkan efisiensi cross border payment dan melanjutkan diskusi mengenai dimensi makrofinansial dan aspek interoperability dari Central Bank Digital Currency. Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap program IMF guna membantu negara miskin dan rentan dalam mengatasi pandemi dan mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Keuangan RI menyampaikan rencana Presidensi G20 Indonesia yang akan mengangkat tema ‘Recover Together and Recover Stronger’ untuk mengatasi tantangan global dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan yang berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, resiliensi, stabilitas, ekonomi hijau, dan ekonomi inklusif.

Presidensi G20 Indonesia akan mengusung enam topik prioritas pada finance track G20, yaitu exit strategy to support recovery, addressing scaring effect to secure future growth, payment system in digital era,sustainable finance, financial inclusion dan international taxation. Presidensi G20 Indonesia juga akan melanjutkan pembahasan beberapa topik legacy seperti global economy and risk monitoringglobal financial safety net, capital flows, data gap initiative, financial sector regulation, debt sustainability, infrastructure investment, multilateral development banks, pandemic preparedness, dan compact with Africa. Delegasi Indonesia juga melakukan serangkaian pertemuan dengan beberapa negara G20 untuk menjelaskan rencana Presidensi G20 Indonesia dan juga memperoleh dukungan untuk kelancaran pelaksanaan Presidensi pada tahun 2022.

Presidensi G20 Indonesia pada finance track yang diwakili oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan dimulai dengan pertemuan Finance and Central Bank Deputies Meeting (FCBD) pada 9-10 Desember 2021 di Bali.

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp7,55 T Pekan Ini

0

Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing beli bersih (net buy) sebesar Rp7,55 triliun. Hal ini berdasarkan data transaksi 12 Juli-15 Juli 2021.
Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan aliran modal asing ini terdiri dari surat berharga negara (SBN) sebesar Rp5,73 triliun dan saham sebesar Rp1,82 triliun.

Sementara, aliran modal asing tercatat net buy sebesar Rp860 miliar dari awal tahun hingga 15 Juli 2021.

“Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), non residen beli neto Rp860 miliar,” ucap Erwin dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (16/7).

Hal ini membuat tingkat premi risiko Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level dari 76,65 basis poin (bps) menjadi 77,03 bps.

Sementara, tingkat imbal hasil (yield) SBN bertenor 10 tahun stabil di level 6,36 persen. Lalu, yield surat utang AS US Treasury 10 tahun turun ke level 1,29 persen.

Inflasi
Selanjutnya, BI memperkirakan inflasi pada pekan ketiga Juli 2021 sebesar 0,01 persen secara bulanan (month-to-month). Lalu, inflasi secara tahun kalender (year-to-date/ytd) diperkirakan 0,75 persen dan secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 1,45 persen.

Erwin menyatakan salah penyumbang utama inflasi pekan ketiga Juli 2021 adalah komoditas cabai rawit sebesar 0,03 persen secara bulanan. Lalu, tomat, kangkung, bawang merah, bayam, kacang panjang, dan rokok kretek filter masing-masing 0,01 persen secara bulanan.

“Sementara itu komoditas yang menyumbang deflasi antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, emas perhiasan, jeruk, cabai merah, dan kentang,” kata Erwin.

Ia menambahkan bank sentral akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas untuk memonitor dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap ekonomi domestik. Hal ini untuk menentukan langkah yang harus dilakukan oleh BI ke depannya.

Peningkatan Ketegangan AS-China Tekan Rupiah ke Rp14.185

0

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.185 per dolar AS pada Selasa (23/6). Posisi tersebut melemah 35 poin atau 0,25 persen dari Rp14.150 pada Senin (22/6).
Rupiah melemah bersama yuan China minus 0,18 persen dan baht Thailand minus 0,08 persen di kawasan Asia. Pelemahan juga dialami oleh dolar Singapura minus 0,07 persen, peso Filipina minus 0,06 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,01 persen.

Sementara mata uang Asia lain berhasil menguat dari dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,3 persen, yen Jepang 0,04 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju yang mayoritas melemah dari dolar AS. Hanya poundsterling Inggris yang menguat 0,09 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.

Rubel Rusia melemah 0,31 persen, dolar Australia minus 0,28 persen, dolar Kanada minus 0,14 persen, franc Swiss minus 0,01 persen, dan euro Eropa minus 0,01 persen.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar rupiah akan kembali melemah pada hari ini. Proyeksinya, rmata uang Garuda bergerak di kisaran Rp14.050 sampai Rp14.200 per dolar AS.

Menurutnya, pelemahan rupiah masih didominasi oleh sentimen kekhawatiran munculnya gelombang kedua virus corona atau covid-19 yang dapat menekan perekonomian dunia lagi. Hal ini tercermin dari peningkatan sejumlah kasus positif virus corona di berbagai negara usai pembukaan penguncian wilayah (lockdown).

“Sentimen ini masih berpeluang menekan harga aset-aset berisiko di pasar Asia hari ini. Rupiah masih berpeluang tertekan karena sentimen tersebut,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/6).

Selain itu, sambungnya, ada sentimen dari kelanjutan hubungan dagang Amerika Serikat dan China. Sinyalnya, ada ancaman kedua negara dengan nilai ekonomi terbesar di dunia itu tidak akan melanjutkan perjanjian dagangnya.

“Kabar terbaru dari hasil wawancara penasehat perdagangan pemerintah AS Peter Navarro dengan Fox News bahwa perjanjian dagang dengan China telah ‘berakhir’. Wawancara itu menunjukkan hubungan AS-China masih memanas,” pungkasnya.

Begini Cara UMP Bantu Tangani Kasus Kejahatan Siber

0

Purwokerto, Serayunews.com – Kejahatan siber akhir-akhir ini kian banyak terjadi. Untuk membantu aparat keamanan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meluncurkan terobosan baru, yakni digital forensik center (DFC) untuk menganalisa kasus kejahatan siber.

Ketua DFC UMP, Mukhlis Prasetyo Aji ST MKom mengatakan, laboratorium unggulan forensik digital tersebut nantinya akan berfungsi sebagai Center of Excellence. DFC ini juga bakal dijadikan Pusat pengembangan aktivitas analisa kasus kejahatan siber, pelatihan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia profesi digital forensik & Keamanan Siber serta pencarian dan/atau pelatihan untuk keamanan data dan digital forensik.

“Laboratorium Unggulan Forensik Digital ini merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang penelitian dan bantuan pengungkapan kasus kejatahan digital dalam ranah Information and Communication Technologi (ICT),” kata dia.

DFC di bawah naungan UMP akan didukung dengan tenaga profesional yang mempunyai kredibilitas dalam hal penangganan Keamanan Data, Forensik Digital, pakar Hukum ITE, Linguistik forensik dan Investigatif dan Akuntansi Forensik dan lintas bidang lainnya. Harapannya semua bidang ilmu forensik yang terkait digital bisa berkembang untuk menangani pengungkapan kejahatan siber yang semakin canggih.

“Perkembangan digital yang semakin tak terkendali memicu semakin banyaknya kasus-kasus siber. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan dibidang keamanan siber dan forensik digital. Untuk itu kami menyiapkan SDM yang mempunyai kemampuan dalam bidang tersebut sehingga dapat membantu kebutuhan di Industri,” katanya.

Di Indonesia perkembangan forensik digital cukup bagus namun masih banyak kekurangan SDM maupun fasilitas laboratorium forensik. “Saat ini saja saya di minta untuk mengirimkan SDM di bidang forensik namun belum dapat memenuhi perusahaan tersebut,harapannya mahasiswa Teknik Informatika UMP yang sudah belajar forensik digital dapat memenuhi kebutuhan SDM tersebut,” ujarnya.

Pelatihan keamanan dan digital forensik kata dia juga disediakan sebagai satu bentuk pengembangan sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan di bidang siber berdasarkan perkembangan terbaru dan dilengkapi dengan tools yang update.

“Untuk membantu berbagai pihak untuk melakukan investigasi dan analisa secara independen serta membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait kasus kejahatan siber. Untuk itu pengembangan laboratorium dilengkapi dengan peralatan yang memadai serta SDM yang Profesional,” katanya.

Apalagi, kekuatan siber menurutnya selalu berkembang dengan cepat. Makanya, dibutuhkan sumber daya serta perkembangan dan inovasi terkait penangan kejahatan.Untuk itu perlu adaya penelitian-penelitian yang mendukung terkait penangan-penangan kasus kejahatan siber yang semakin canggih.

“Digital Forensics Center mendorong dosen dan mahasiswa untuk selalu melakukan pengembangan keilmuannya dibidang keamanan siber dan digital forensik melalui penelitian-penelitian terbaru,” katanya.

Kata Menkeu Sri Mulyani Soal Profesi Akuntan

0

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa perjanjian ini membuka peluang bagi para akuntan profesional untuk berkontribusi agar ASEAN dapat mencapai potensi ekonominya secara keseluruhan.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawatisaat memberi sambutan di acara The 1st ASEAN CPA Conference – Broaden The Horizon di Inaya Putri Nusa Dua, Bali, pada Rabu 16 Oktober 2019. – Bisnis/Sultan Anshori

Bisnis.com. JAKARTA – Negara di ASEAN telah menyepakati kesetaraan kualifikasi tenaga kerja bidang akuntansi yang dituangkan dalam Mutual Recognition Arrangement on Accountancy Services (MRA on Accountancy Services). 

Sesuai dengan perjanjian ini, para pemegang sertifikat ASEAN Chartered Professional Accountant (ASEAN CPA) memiliki kualifikasi yang setara dan dapat melakukan praktik di 10 negara ASEAN. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa perjanjian ini membukapeluang bagi para akuntan profesional untuk berkontribusi agar ASEAN dapat mencapai potensi ekonominya secara keseluruhan. 

“ASEAN adalah salah satu pasar dunia yang bertumbuh dengan cepat dan kemudian menjadi wilayah dengan kekuatan ekonomi besar Oleh karena itu, profesi anda sebagai akuntan penting untuk memastikan ekonomi terus tumbuh kuat, bisnis terus berkembang dan akuntabilitas tetap teratas,” kata Menkeu dalam keterangan resminya, Rabu (16/10/2019).

Adapun penyelenggaraan The 1st ASEAN CPA Conference merupakan kerja sama Kementerian Keuangan dan Sekretariat ASEAN yang berkolaborasi dengan Ikatan Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dan ASEAN Federation of Accountants (AFA). 

Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para ASEAN CPA untuk menjalin komunikasi serta saling tukar informasi terkini mengenai perkembangan industri _Accounting Services_ , _roadmap_ ASEAN CPA dan _Blueprint_ ASEAN Economic Community 2025. Per 30 September, jumlah pemegang ASEAN CPA adalah sebanyak 3770 orang, yang terdiri dari 1291 orang dari Indonesia, 873 orang dari Malaysia, 593 orang dari Thailand, 592 orang dari Singapura, 403 orang dari Myanmar dan 18 orang dari Filipina.

Perubahan PSAK di pelaporan SPT PPh Badan pada April 2021 bisa picu sengketa pajak

0

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jatuh tempo pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak penghasilan (PPh) badan 2020 akan berakhir di 30 April 2021. Salah satu lampiran SPT PPh badan 2020 tersebut adalah laporan keuangan yang sebagiannya sudah diaudit oleh kantor akuntan publik.  

Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research, Prianto Budi Saptono, menjelaskan, untuk perusahaan yang wajib menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau 3 PSAK baru di laporan keuangan mereka, ketiga standar akuntansi tersebut berpotensi meningkatkan tax dispute atau perselisihan pajak.

Prianto bilang, ketiga PSAK yang berpeluang memunculkan perbedaan interpretasi di antara perusahaan dan otoritas pajak adalah PSAK 71, PSAK 72, dan PSAK 73. Pasalnya, konsep akuntansi di ketiga PSAK tersebut berbeda kontras dari konsep PSAK sebelumnya. 

Khusus untuk PSAK 71 yang mengatur instrumen keuangan, sumber tax dispute-nya, menurut Prianto, berasal dari keharusan pengakuan keuntungan, dan kerugian, yang belum terealisasi (unrealized gains/losses). Untung/rugi tersebut berasal dari valuasi periodik atas investasi saham (equity investment) dan/atau investasi surat utang (debt investment) sesuai harga pasarnya.

Prianto mengatakan, untuk contoh unrealized gains, ketika perusahaan mengakui unrealized gains, keuntungan tersebut merupakan penghasilan dari sisi akuntansi. Dari sisi PPh, pertanyaan yang muncul adalah apakah keuntungan tersebut merupakan objek PPh.  

“Jadi, ada dua pendekatan penafsiran terhadap pengertian penghasilan di UU PPh, yaitu tekstual dan kontekstual,” kata Prianto dalam keterangan resminya, Rabu (7/4).

Menurut Prianto, berdasarkan penafsiran tekstual atas pengertian penghasilan di Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1983  terkait PPh sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja, unrealized gains tersebut merupakan penghasilan dan menjadi objek PPh.  

Tapi, berdasarkan pemahaman kontekstual sesuai rumusan penghasilan yang tidak pernah berubah sejak 1983 hingga kini, pengakuan penghasilan mengacu pada doktrin realisasi. “Berdasarkan doktrin realisasi tersebut, unrealized gains belum diakui sebagai penghasilan karena belum terealisasi,” ujar dia. 

Dua model penafsiran di atas berlaku juga untuk contoh unrealized losses yang timbul dari valuasi investasi saham/obligasi. Jika konsisten dengan unrealized gains sebagai objek PPh, unrealized losses seharusnya juga menjadi pengurang yang diperbolehkan (allowable deductions) saat penghitungan PPh badan 2020.

Masih Resesi! Pertumbuhan Ekonomi RI Q1-2021 Negatif 0,74%

0

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal I-2021. Hasilnya, ekonomi Tanah Air masih tumbuh negatif alias terkontraksi.

Pada Rabu (5/5/2021), Kepala BPS Suhariyanto menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tiga bulan pertama 2021 tumbuh -0,96% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq). Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) , ekonomi Indonesia tumbuh 0,74-%.

Realisasi ini tidak jauh dari ekspektasi pasar. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan PDB terkontraksi 1,09% qtq, sementara secara tahunan diperkirakan terjadi kontraksi 0,87% yoy.

Dengan demikian, kontraksi PDB Indonesia genap terjadi selama empat kuartal beruntun. Artinya, Indonesia masih terjebak di ‘jurang’ resesi ekonomi.

“Perekonomian global menunjukkan perbaikan menggembirakan, salah satunya peningkatan PMI (Purchasing Managers’ Index) global. Vaksinasi sudah dilakukan di beberapa negara.

“Ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia menunjukkan perkembangan bagus. Tiongkok pada triwulan I-2021 tahun ini tumbuh impresif. Amerika Serikat tumbuh 0,4%, Singapura 0,2%.

“Selama triwulan I, inflasi hanya 1,37% yoy. Selama pandemi terjadi pelambatan inflasi di berbagai negara, bahkan ada yang mengalami deflasi karena mobilitas berkurang dan roda ekonomi bergerak lamban sehingga berpengaruh ke pendapatan dan permintaan,” jelas Kecuk, sapaan akrab Suhariyanto.

IHK SEPTEMBER 2021 MENCATAT DEFLASI

0

No.23/252/DKom

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2021 mengalami deflasi 0,04% (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mencatat inflasi 0,03% (mtm). Perkembangan ini dipengaruhi oleh deflasi kelompok volatile food dan penurunan inflasi kelompok inti, di tengah peningkatan inflasi kelompok administered prices. Secara tahunan, inflasi IHK September 2021 tercatat 1,60% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,59% (yoy). Ke depan, Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi 2021 sesuai kisaran targetnya sebesar 3,0% ± 1%.

Kelompok inti pada September 2021 mencatat inflasi 0,13% (mtm), menurun dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,21% (mtm). Berdasarkan komoditasnya, penurunan inflasi inti terutama dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas emas perhiasan seiring pergerakan harga emas global. Penurunan inflasi inti lebih lanjut tertahan oleh inflasi komoditas sewa rumah seiring mobilitas masyarakat yang membaik akibat pelonggaran pembatasan aktivitas. Secara tahunan, inflasi inti September 2021 tercatat sebesar 1,30% (yoy), sedikit menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,31% (yoy). Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, stabilitas nilai tukar yang terjaga, dan konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi.

Kelompok volatile food mencatat deflasi 0,88% (mtm) pada September 2021, lebih dalam dari deflasi bulan sebelumnya sebesar 0,64% (mtm). Penurunan harga pangan bergejolak terutama didorong oleh penurunan harga telur ayam ras dan komoditas hortikultura seiring terjaganya pasokan pada masa panen. Deflasi yang lebih dalam tertahan oleh kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan kenaikan harga crude palm oil (CPO) global. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 3,51% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,80% (yoy).

Kelompok administered prices pada September 2021 mencatat inflasi 0,14% (mtm), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,02% (mtm). Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh inflasi komoditas aneka rokok seiring berlanjutnya dampak kenaikan cukai tembakau. Secara tahunan, kelompok administered prices mengalami inflasi 0,99% (yoy), lebih tinggi dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,65% (yoy).

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Rupiah Menguat ke Rp14.110

0

Jakarta, CNN Indonesia –Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.110 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Selasa (23/2) pagi. Posisi tersebut menguat 0,05 persen dibandingkan perdagangan Senin (22/2) sore di level Rp14.117 per dolar AS.

Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,10 persen, dolar Singapura menguat 0,17 persen dan dolar Taiwan menguat 0,07 persen.

Kemudian, peso Filipina menguat 0,07 persen, rupee India menguat 0,21 persen, yuan China menguat 0,16 persen, ringgit Malaysia menguat 0,14 persen, dan bath Thailand terpantau menguat 0,02 persen. Hanya won Korea Selatan yang terpantau melemah 0,01 persen.

Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,14 persen dan dolar Australia melemah 0,21 persen. Sedangkan dolar Kanada menguat 0,22 persen dan franc Swiss menguat 0,12 persen.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan dolar AS terpantau melemah sejak tadi malam dan pagi ini masih terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya termasuk nilai tukar regional. Pelemahan dolar AS ini terpicu oleh sentimen pemulihan ekonomi global.

“Rupiah kemungkinan bisa menguat terhadap dolar AS hari ini dengan sentimen tersebut,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke 1,36 persen.

“Potensi pergerakan rupiah hari ini di kisaran Rp14.050 per dolar AS sampai Rp14.130 per dolar AS,” pungkasnya.