BERAKSI (Berita Akuntansi)

Cek Gaes! Ada 10 Saham Favorit Asing Sepekan, 3 BUMN Masuk

0
viewed

Jakarta, CNBC Indonesia –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,73% di posisi 6.151,73 pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (5/2/2021) seiring dengan masih kuatnya aksi beli terutama investor domestik.

Dengan demikian, dalam sepekan IHSG naik nyaris 5% atau 4,94%. Data BEI mencatat, ada 307 saham naik, 176 saham turun, dan 142 saham stagnan.

Nilai transaksi harian mencapai Rp 12,59 triliun dengan 14,31 miliar saham dan 1,18 juta frekuensi perdagangan.

Asing keluar pada Jumat Rp 72 miliar di pasar reguler, sementara selama sepekan asing melepas Rp 447,38 miliar. Jika dihitung dengan pasar nego dan tunai, yang sempat ada crossing (jual-beli di broker yang sama) saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), maka net buy di seluruh pasar menjadi Rp 898 miliar.

Pada Rabu pekan lalu, induk usaha SIDO PT Hotel Candi Baru melepas 21% kepemilikannya pada saham SIDO ke Affinity Equity Partners senilai Rp 4,5 triliun.

Berikut 10 saham dengan aksi beli di pasar reguler terbesar selama sepekan.

10 Top Foreign Buy Sepekan (1-5 Februari, Reguler)

1. Telkom Indonesia (TLKM), net buy Rp 307 M, saham +5,79% Rp 3.290

2. Bank Negara Indonesia (BBNI), Rp 207 M, saham +13,51% Rp 6.300

3. AKR Corporindo (AKRA), Rp 141 M, saham +23,24% Rp 3.500

4. Bank BRI ( BBRI), Rp 117 M, saham +6,94% Rp 4.470

5. Indocement Tunggal (INTP), Rp 82 M, saham +3,55% Rp 13.850

6. Mitra Keluarga (MIKA), Rp 39 M, saham +7,93% Rp 3.130

7. Bank Jago (ARTO), Rp 34 M, saham +5,22% Rp 7.050

8. MNC (MNCN), Rp 30 M, saham +10,14% Rp 1.140

9. Surya Citra (SCMA), Rp 27 M, saham +4,59% Rp 2.280

10. Unilever Indonesia (UNVR), Rp 25 M, saham +4,33% Rp 7.225

Sentimen untuk Telkom cukup besar. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan Telkom akan melakukan pemisahan (spin off) beberapa anak usahanya di bidang infrastruktur melalui pasar modal, yang merupakan bagian dari restrukturisasi korporasi.

Spin-off ini dilakukan dengan mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Anak usaha Telkom di bidang infrastruktur akan melakukan IPO dan akan ditawarkan kepada investor global melalui Indonesia Investment Authority (INA), dana abadi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) yang dibentuk pemerintahan Presiden Jokowi.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan rencana ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka menengah INA yang akan segera dibentuk, sehingga nantinya investor global yang berinvestasi memiliki banyak pilihan aset untuk diinvestasikan di Indonesia.

“Saat ini Telkom sedang melakukan restrukturisasi korporasi, di mana kami akan melakukan spin-off beberapa perusahaan infrastruktur telekomunikasi menjadi beberapa perusahaan listed yang berbeda. Ambil contoh perusahaan tower, ke depannya bisa juga infra co yang terdiri dari fiber dan juga 5G,” kata Kartika dalam Mandiri Investment Forum 2021, Rabu (3/2/2021).

Di tengah gerak Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak liar selama tiga hari terakhir, terdapat satu saham berkapitalisasi pasar besar yang konsisten menghijau.

Adapun untuk BBNI, sahamnya berhasil menghijau selama 3 hari beruntun. Pada perdagangan Jumat, BBNI ditutup naik 0,40% ke level harga Rp 6.300/saham, sedangkan selama sepekan terakhir BBNI sudah terbang 13,5%. Tercatat saat ini kapitalisasi pasar BBNI berada di angka Rp 117 triliun.

Melesatnya BBNI setelah perbankan terbesar keempat di Indonesia ini merilis kinerja tahunannya dan ekspektasi para pelaku pasar terhadap kinerja BBNI di tahun depan akan sangat cerah.

BBNI sukses mencatatkan laba bersih konsolidasi sepanjang tahun lalu mencapai Rp 3,3 triliun meskipun kondisi pandemi menyerang sektor finansial dengan sangat parah. Terpangkasnya laba bersih BBNI sendiri semata-mata karena angka pencadangan yang naik akibat memenuhi standar akuntansi baru PSAK 71.

Pengusaha Prediksi Ekonomi Indonesia Minus 2 Persen di Kuartal III 2020

0
Anak-anak bermain di bantaran Kanal Banjir Barat dengan latar belakang gedung pencakar langit di Jakarta, Kamis (6/8/2020). Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal II/2020 minus 5,32 persen akibat perlambatan sejak adanya pandemi COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2020 minus 5,32 persen. Kendati begitu, sejumlah pengusaha tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III tidak akan sedalam kuartal sebelumnya.

“Kita masih berharap bahwa di kuartal III nanti pertumbuhan ekonomi walaupun minus bisa di bawah -4 persen, mungkin itu -1 atau -2 persen. Sehingga boleh dikatakan nanti di kuartal IV kita sudah berada di positif,” kata Ketua umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang, kepada Liputan6.com, Minggu (16/8/2020).

Ia meyakini Indonesia bisa menghindari resesi, meskipun di kuartal II pertumbuhan -5,32 persen setidaknya Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain yang minus hingga dua digit, seperti Singapura -41 persen dan Amerika Serikat -35 persen.

“Walaupun -5,32 persen itu kan dikatakan masih jauh lebih bagus daripada misalnya Singapura dan Amerika Serikat, menurut saya ini sesuatu yang yang cukup meyakinkan kita,” ujarnya.

Kata Sarman, hal itu dikarenakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh jumlah penduduk yang banyak yang mencapai 262 juta penduduk, yang berarti banyak kesempatan untuk ditingkatkan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian.

“Saya yakin kita sangat sangat ditopang oleh jumlah penduduk kita yang hampir 262 juta itu adalah kekayaan kita, makannya bisa kita lihat bahwasannya pertumbuhan ekonomi kita kuartal kedua ini hanya -5,32 persen saja,” katanya.

Lanjut dia juga meyakini, prospek pertumbuhan ekonomi ke depan di tahun 2021 bisa tumbuh positif, jika semua pihak baik Pemerintah, dan masyarakat dan lainnya fokus dalam menangani covid-19 dalam waktu yang cepat.

“Kalau bicara prospek, saya sangat yakin di 2021 kita akan bisa tumbuh positif asalkan memang kita betul-betul mampu memerangi covid-19 ini dalam waktu tidak terlalu lama,”pungkasnya.

Upaya Indonesia Cegah Resesi Dipuji IMF hingga Bank Dunia

Gedung bertingkat mendominasi kawasan ibu kota Jakarta pada Selasa (30/7/2019). Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama dengan pemerintah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran angka 5,2% pada 2019 atau melesat dari target awal 5,3%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia berpotensi mengalami resesi ekonomi setelah pertumbuhan ekonomi terkontraksi 5,32 persen. Namun pemerintah telah menyiapkan berbagai infrastruktur dalam menghadapi berbagai dampak resesi.

“Resesi bisa saja terjadi tapi kita siap hadapi itu semua karena infrastruktur yang kita buat, program yang kita buat, eksekusi yang kita buat, kita feel comfortable,” tutur Luhut dalam Pidato Ilmiah Indonesia In The Exta Ordinary Time di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat, (14/8).

Luhut menegaskan hal itu bukan klaim sepihak semata. Sebab berbagai lembaga internasional telah mengakui berbagai kebijakan yang ditempuh pemerintah Indonesia sangat baik. Seperti IMF, World Bank, CLSE, dan Fitch yang telah mendengarkan penjelasan dari pemerintah Indonesia.

“Mereka selalu katakan program kita itu program yang sangat komprehensif, maybe some extended the best among emerging market,” katanya.

Sehingga yang paling penting saat ini ekseskusi dari program. Ada dua program yang bisa menolong pertumbuhan ekonomi nasional, yakni stimulus ekonomi dari APBN dan investasi investor domestik dan FDI.

“Enging ini harus kita dengar untuk bisa berjalan bersama dan itu kita lakukan sekarang,” kata dia.

Dalam hal ini peran kepemimpinan juga sangat penting. Luhut menyebut Presiden Joko Widodo hampir setiap hari mengecek realisasi program yang direncanakan. Sebagai pemimpin sebaiknya tidak membuat jarak dengan anak buah. Sebagaimana pengalamannya sebagai anggota Kopassus dulu.

” Mungkin karena latar belakang saya dari Kopassus, saya dengan anak buah tuh duduk tidur makan bersama. Saya bisa rasakan feeling-nya dan itu yang saya rasakan dari Presiden Jokowi,” kata Luhut.

Peningkatan Ketegangan AS-China Tekan Rupiah ke Rp14.185

0

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.185 per dolar AS pada Selasa (23/6). Posisi tersebut melemah 35 poin atau 0,25 persen dari Rp14.150 pada Senin (22/6).
Rupiah melemah bersama yuan China minus 0,18 persen dan baht Thailand minus 0,08 persen di kawasan Asia. Pelemahan juga dialami oleh dolar Singapura minus 0,07 persen, peso Filipina minus 0,06 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,01 persen.

Sementara mata uang Asia lain berhasil menguat dari dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,3 persen, yen Jepang 0,04 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju yang mayoritas melemah dari dolar AS. Hanya poundsterling Inggris yang menguat 0,09 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.

Rubel Rusia melemah 0,31 persen, dolar Australia minus 0,28 persen, dolar Kanada minus 0,14 persen, franc Swiss minus 0,01 persen, dan euro Eropa minus 0,01 persen.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar rupiah akan kembali melemah pada hari ini. Proyeksinya, rmata uang Garuda bergerak di kisaran Rp14.050 sampai Rp14.200 per dolar AS.

Menurutnya, pelemahan rupiah masih didominasi oleh sentimen kekhawatiran munculnya gelombang kedua virus corona atau covid-19 yang dapat menekan perekonomian dunia lagi. Hal ini tercermin dari peningkatan sejumlah kasus positif virus corona di berbagai negara usai pembukaan penguncian wilayah (lockdown).

“Sentimen ini masih berpeluang menekan harga aset-aset berisiko di pasar Asia hari ini. Rupiah masih berpeluang tertekan karena sentimen tersebut,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/6).

Selain itu, sambungnya, ada sentimen dari kelanjutan hubungan dagang Amerika Serikat dan China. Sinyalnya, ada ancaman kedua negara dengan nilai ekonomi terbesar di dunia itu tidak akan melanjutkan perjanjian dagangnya.

“Kabar terbaru dari hasil wawancara penasehat perdagangan pemerintah AS Peter Navarro dengan Fox News bahwa perjanjian dagang dengan China telah ‘berakhir’. Wawancara itu menunjukkan hubungan AS-China masih memanas,” pungkasnya.

Syarat BUMN Terdampak Corona yang Akan Dipulihkan Duit Negara

0

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan dukungan pemulihan ekonomi bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdampak pandemi virus corona (covid-19). Namun, tidak semua BUMN akan dibantu, hanya beberapa BUMN yang memenuhi syarat.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu menyebut kriteria yang harus dipenuhi BUMN, antara lain sektor usaha memiliki faktor pengaruh terhadap hajat hidup orang banyak, peran tak terbatas yang dijalankan oleh BUMN, total aset yang dimiliki, eksposur terhadap sistem keuangan, serta kepemilikan pemerintah.

“Bagaimana mendefinisikan BUMN ini memang terdampak covid-19, kami lihat sisi supply (pasokan), demand (permintaan), masalah operasional, serta sisi finansialnya,” ujarnya Febrio dalam video conference, dikutip Setkab (7/6).

Selain itu, Kemenkeu turut mendukung dan mempertimbangkan lima syarat atau kriteria terkait penggolongan BUMN yang akan segera mendapat bantuan pemulihan. Kelima kategori itu merupakan hasil bentukan reformasi Kementerian BUMN yang disebut telah dibentuk sebelum pandemi covid-19.

Pertama, untuk kategori yang dipertahankan dan dikembangkan adalah BUMN yang memiliki pangsa pasar dan daya tarik pasar tinggi, memiliki regulasi yang kuat, memiliki risiko sistemik dan berkinerja baik.

Kedua, untuk kategori transformasi adalah BUMN yang memiliki pangsa pasar dan daya tarik pasar tinggi, namun masih memiliki kinerja yang rendah dan memiliki risiko sistemik.

Ketiga, kategori diperlukan konsolidasi adalah BUMN yang memiliki pangsa pasar rendah, daya tarik pasar tinggi, berkinerja baik, dan memiliki risiko sistemik dalam hal konsolidasi.

Keempat, diutamakan untuk pelayanan publik adalah BUMN yang memiliki pangsa pasar tinggi maupun rendah, daya tarik pasar rendah, berkinerja baik atau buruk, dan memiliki Public Service Obligation (PSO) atau Kewajiban Pelayanan Publik.

Kelima, kategori akan didivestasi (pengurangan aset/kepemilikan) atau bermitra adalah untuk BUMN yang memiliki pangsa pasar dan daya tarik pasar yang rendah, berkinerja baik atau buruk, dan memiliki nilai sosial.

Kendati demikian, meski mendukung lima kriteria tersebut, Febrio mengatakan pihaknya masih akan menggunakan kriteria yang lebih jelas sebagai acuan mengenai BUMN yang akan dimasukkan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini.

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020 Terendah Sejak era Gus Dur

0

Jakarta, CNN Indonesia — Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 merupakan posisi yang terendah sejak 2001. Pada tiga bulan pertama 2020, pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 2,97 persen.

Sedangkan di kuartal I 2001 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,87 persen

“Kalau kami lihat itu (pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020) terendah sejak triwulan I tahun 2001,” ujar Kepala BPS Suhariyanto melalui video conference, Selasa (5/5).

Namun demikian, ia menuturkan angka tersebut tidak dapat dibandingkan. Pasalnya, kondisi saat ini juga berbeda dibandingkan 19 tahun silam.

Saat ini, lanjutnya, kondisi ekonomi dipenuhi ketidakpastian akibat pandemi virus corona (Covid-19).

“Menurut saya tidak bisa dibandingkan seperti itu karena situasi yang kita hadapi sekarang beda, diliputi ketidakpastian. Sudah banyak dilakukan upaya tapi kami tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini bisa berlalu,” katanya.

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 jauh lebih rendah dibandingkan kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen. Angka tersebut merosot dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2019 yakni 4,97 persen.

Ia menuturkan BPS sendiri tidak membuat prediksi pertumbuhan ekonomi lantaran dikhawatirkan terjadi konflik kepentingan. Namun, ia menyebut sejumlah lembaga telah membuat prediksi pertumbuhan ekonomi akibat pandemi.

Menurutnya, saat ini tidak mudah untuk membuat asumsi pertumbuhan ekonomi lantaran diliputi ketidakpastian. “Kalau kami membuat perkiraan dengan berbagai modelling tentu banyak asumsi, tentu saja tidak semua asumsi itu terpenuhi,” katanya.

Sepanjang kuartal I 2020 tercatat, Produk Domestik Bruto (PDB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) sebesar Rp2.625 triliun dan PDB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) sebesar Rp3.783 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 akan tertahan di kisaran 4,5 persen-4,6 persen karena virus corona.

“Prediksi pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen untuk kuartal I 2020, tapi masih cukup baik di 4,5 persen-4,6 persen,” katanya belum lama ini.

Secara keseluruhan, ia memprediksi ekonomi pada tahun ini tumbuh 2,3 persen. Angkanya jauh melambat dibandingkan target di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yang mencapai 5,3 persen.

Akan tetapi, dalam skenario terburuk pertumbuhan ekonomi minus hingga 0,4 persen di tahun ini. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tahun ini akan sangat tergantung dari perkembangan Covid-19.

Bank-Bank Besar AS Patungan untuk Antisipasi Dampak Virus Corona

0

JAKARTA – Industri perbankan pun turut menyelamatkan perekonomian negara maupun industrinya. Bahkan bank-bank besar di AS telah menyiapkan sekira USD35 miliar selama kuartal I-2020.

Melansir CNN Business, di Amerika Serikat, bank-bank besarnya merencanakan situasi terburuk akan dampak covid ini. Bank of America, JPMorgan Chase, Citigroup, Wells Fargo dan US Bancorp (USB) telah menyisihkan tambahan USD35 miliar selama kuartal pertama untuk melindungi terhadap pinjaman yang tertahan, menurut data Edward Jones.

Jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya menggarisbawahi besarnya goncangan ekonomi dan ketidakpastian besar tentang bentuk pemulihan. Selain itu, standar akuntansi baru yang mengharuskan bank untuk memproyeksikan kerugian selama masa pinjaman.

“Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Ini sangat menakjubkan,” kata analis perbankan di Edward Jones, James Shanahan.

Sisa Kuota Pendaftaran Kartu Pra Kerja akan Diberikan ke Siapa?

0

Jakarta –  Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari meminta kepada seluruh masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kelompok yang terdampak virus Corona (COVID-19).

Kelompok yang dimaksud adalah para masyarakat yang penghasilannya berkurang bahkan tidak lagi ada semenjak virus Corona menyebar di tanah air.

“Manfaat pra kerja adalah sebesar Rp 3.550.000 per orang hanya diberikan 1 kali, saya imbau dalam masa unusual, mari kita mengedepankan toleransi kepada saudara kita yang terdampak paling dalam, dahulukan mereka,” kata Denni saat konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Pemerintah menargetkan 5,6 juta orang yang mengikuti program Kartu Pra Kerja, dan kini sudah ada 4 juta yang mendaftar. Dengan begitu kuota yang tersisa sekitar 1,6 juta orang lagi.

Sedangkan untuk anggaran yang disediakan pemerintah Rp 20 triliun. Dari anggaran tersebut, setiap peserta akan mendapatkan insentif sebesar Rp 3.550.00 per orang, Denni menjelaskan dari total tersebut sebesar Rp 1 juta digunakan sebagai biaya pelatihan. Lalu ada dana Rp 600.000 sebagai insentif penuntasan pelatihan per bulan diberikan selama 4 bulan, lalu sebesar Rp 150.000 merupakan insentif survei kebekerjaan.


Adapun kriteria calon peserta yang ditentukan pemerintah adalah warga negara Indonesia (WNI) harus berumur 18 tahun ke atas dan tidak sedang menempuh pendidikan formal. Pekerja yang baru saja terkena PHK dan tidak menempuh pendidikan formal juga bisa ikut.

“Karena sekali lagi anggaran pemerintah terbatas, kita tidak bisa memberikan ke semua orang maka jalinan toleransi kita dipanggil dengan nyata,” tegasnya.

Para peserta nantinya bisa memilih paket pelatihan. Ada lebih dari 900 pelatihan online dari beragam jenis dan tingkatan, mulai dari pemula sampai tingkat mahir akan tersedia di 8 platform digital yang bekerja sama dalam program ini. Setengahnya adalah jenis pelatihan yang praktis, ringan dan dapat menghasilkan pendapatan baru.

Contohnya, pengenalan teknologi informasi untuk pemula, akuntansi untuk pemula, pelatihan da’i muda, menjadi MC handal, manajemen warung kopi, bahasa Inggris praktis untuk pelaku pariwisata, dasar keterampilan housekeeping, dan belajar menjadi telemarketer.

Menurut Denni, program Kartu Pra Kerja ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan budaya atau sikap bekerja. Seiring penyebaran COVID-19, program Kartu Pra Kerja menjadi sarana penyaluran insentif kepada masyarakat yang terdampak.

“Dalam rangka respon COVID-19 program Pra Kerja juga ditujukan sebagai instrumen sosial safety net untuk meringankan beban hidup dan membantu daya beli masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.

Materi Akuntansi Keuangan yang Wajib Dipahami Pelaku Usaha

0

Materi akuntansi keuangan merupakan salah satu bagian dari akuntansi perusahaan yang wajib dipelajari bagi para akuntan maupun pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM).

Selama ini usaha kecil dan UKM sering dianggap sebagai kelompok usaha yang tidak kredibel, kurang terpercaya, dan tidak akuntabel. Hal ini karena kebanyakan UKM tidak memiliki sistem manajemen keuangan yang standar.

Jangankan materi akuntansi keuangan, bentuk pembukuan keuangan yang paling sederhana saja sering tidak dilakukan para pelaku usaha kecil. Rendahnya modal yang ada membuat keuangan usaha sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kondisi inilah yang membuat UKM sulit mengakses permodalan dari lembaga keuangan maupun perbankan. Tidak akuntabelnya keuangan usaha kecil membuat lembaga pembiayaan sulit menilai kapabilitas mereka.

Memahami Materi Akuntansi Keuangan Dasar untuk UKM

Menjalankan dan membangun sebuah usaha tentunya untuk menjadi besar. Nah, bagi para pelaku  yang ingin mempelajari akuntansi dengan cara mudah, berikut ini beberapa materi akuntansi keuangan yang harus dipelajari dan diketahui.

1. Mempelajari Akuntansi Dasar

Bagi Anda yang ingin mempelajari akuntansi secara standar, maka hal yang pertama harus dilakukan ialah mempelajari dunia akuntansi dasar.

Mulai dari pengantarnya seperti Chart of Account, general ledger, worksheet, dan beragam perasaan akuntansi lainnya. Hal ini sangat penting buat Anda agar nanti dapat mempelajari akuntansi standar untuk usaha.

2. Mempelajari Keuangan Menengah

Apabila Anda sudah menguasai pengantar dasar akuntansi keuangan maka langkah selanjutnya Anda bisa mempelajari materi akuntansi keuangan tingkat menengah. Materi yang bisa Anda pelajari meliputi, perpajakan, utang-piutang dan lain sebagainya.

3. Mempelajari Akuntansi Keuangan Lanjutan

Nah, setelah mempelajari beragam hal mengenai akuntansi keuangan tingkat dasar hingga menengah. Saatnya, Anda mempelajari akuntansi tingkat lanjutan yang terdiri atas saham, investasi, likuidasi dan lain sebagainya.

Beberapa materi di atas sangat penting untuk dipelajari. Hal ini akan berguna ketika Anda harus membuat beragam laporan dengan perhitungan rumit sehingga penting mengetahui standarisasi masalah materi keuangan seperti di atas.

Selain materi akuntansi keuangan Anda juga harus tahu mengenai akuntansi biaya dimana keduanya merupakan hal yang berbeda.

Perbedaan Akuntansi Biaya dan Akuntansi Keuangan

Kedua jenis akuntansi tersebut merupakan hal yang berbeda satu dengan yang lain. Namun sebagai pelaku usaha Anda juga perlu mempelajarinya apabila berkeinginan mengatur segala masalah keuangan dan pelaporan di perusahaan.

1. Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya melakukan perhitungan pembiayaan yang diperlukan dalam kegiatan produksi. Selain itu, harus melakukan analisa dan pengontrolan terhadap sejumlah pembiayaan produksi dan menghitung beberapa persentase kemungkinan mengurangi untuk pembiayaan.

Berbeda dengan materi akuntansi keuangan, fungsi akuntansi biaya lebih ke ranah internal perusahaan untuk menunjang pengambilan keputusan berdasarkan keadaan keuangan perusahaan dan hal berkaitan barang maupun infrastruktur terkait masalah produk perusahaan.

Biasanya dilakukan penyusunan sesuai apa yang diperlukan oleh perusahaan. Masalah pelaporan terkait biaya-biaya yang dibutuhkan disesuaikan dengan kebutuhan pada level manajemen.

2. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan merupakan perekaman dan perhitungan atas hasil teraktual mengenai beragam keuntungan maupun kerugian yang diperoleh oleh perusahaan dan pembuatan neraca keuangan. 

Materi akuntansi keuangan ini berfungsi untuk memberikan informasi laporan mengenai usaha perusahaan yang diperlukan oleh pemerintah maupun pemberi dana. Ini sangat penting dalam standar akuntansi yang baku.

Berbeda dengan akuntansi biaya, akuntansi keuangan memiliki aturan tertentu yang mengikat dalam susunannya dan bergantung jenis transaksi apa yang diperlukan oleh perusahaan.

Itulah beberapa informasi mengenai materi akuntansi keuangan apa saja yang perlu dipelajari dalam skala perusahaan. Dengan menerapkan manajemen akuntansi standar sudah saatnya UKM naik kelas agar lebih akuntabel. (R9/HR Online)

Begini Cara UMP Bantu Tangani Kasus Kejahatan Siber

0

Purwokerto, Serayunews.com – Kejahatan siber akhir-akhir ini kian banyak terjadi. Untuk membantu aparat keamanan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meluncurkan terobosan baru, yakni digital forensik center (DFC) untuk menganalisa kasus kejahatan siber.

Ketua DFC UMP, Mukhlis Prasetyo Aji ST MKom mengatakan, laboratorium unggulan forensik digital tersebut nantinya akan berfungsi sebagai Center of Excellence. DFC ini juga bakal dijadikan Pusat pengembangan aktivitas analisa kasus kejahatan siber, pelatihan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia profesi digital forensik & Keamanan Siber serta pencarian dan/atau pelatihan untuk keamanan data dan digital forensik.

“Laboratorium Unggulan Forensik Digital ini merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang penelitian dan bantuan pengungkapan kasus kejatahan digital dalam ranah Information and Communication Technologi (ICT),” kata dia.

DFC di bawah naungan UMP akan didukung dengan tenaga profesional yang mempunyai kredibilitas dalam hal penangganan Keamanan Data, Forensik Digital, pakar Hukum ITE, Linguistik forensik dan Investigatif dan Akuntansi Forensik dan lintas bidang lainnya. Harapannya semua bidang ilmu forensik yang terkait digital bisa berkembang untuk menangani pengungkapan kejahatan siber yang semakin canggih.

“Perkembangan digital yang semakin tak terkendali memicu semakin banyaknya kasus-kasus siber. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan dibidang keamanan siber dan forensik digital. Untuk itu kami menyiapkan SDM yang mempunyai kemampuan dalam bidang tersebut sehingga dapat membantu kebutuhan di Industri,” katanya.

Di Indonesia perkembangan forensik digital cukup bagus namun masih banyak kekurangan SDM maupun fasilitas laboratorium forensik. “Saat ini saja saya di minta untuk mengirimkan SDM di bidang forensik namun belum dapat memenuhi perusahaan tersebut,harapannya mahasiswa Teknik Informatika UMP yang sudah belajar forensik digital dapat memenuhi kebutuhan SDM tersebut,” ujarnya.

Pelatihan keamanan dan digital forensik kata dia juga disediakan sebagai satu bentuk pengembangan sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan di bidang siber berdasarkan perkembangan terbaru dan dilengkapi dengan tools yang update.

“Untuk membantu berbagai pihak untuk melakukan investigasi dan analisa secara independen serta membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait kasus kejahatan siber. Untuk itu pengembangan laboratorium dilengkapi dengan peralatan yang memadai serta SDM yang Profesional,” katanya.

Apalagi, kekuatan siber menurutnya selalu berkembang dengan cepat. Makanya, dibutuhkan sumber daya serta perkembangan dan inovasi terkait penangan kejahatan.Untuk itu perlu adaya penelitian-penelitian yang mendukung terkait penangan-penangan kasus kejahatan siber yang semakin canggih.

“Digital Forensics Center mendorong dosen dan mahasiswa untuk selalu melakukan pengembangan keilmuannya dibidang keamanan siber dan digital forensik melalui penelitian-penelitian terbaru,” katanya.

MUMAS

0

(Musyawarah Mahasiswa Jurusan Akuntansi)

Masa Bakti 2018/2019

Pelaksanaan Musyawarah Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Siliwangi yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 November 2019

Musyawarah mahasiswa merupakan agenda penting sebagai bentuk pertanggung jawaban dari program kerja Badan Eksekutif Himpunan Mahasiswa Akuntansakunyansi periode 2018/2019. Tahun ini dilaksanakan di Ruang FEB 1.14 Universitas Siliwangi.

Sekaligus dengan Pemilihan ketua umum baru untuk masa jabatan 2019/2020.