Home BERAKSI (Berita Akuntansi)

BERAKSI (Berita Akuntansi)

AKU PEDULI (Akuntansi Peduli)

0

Jumat, 27 September 2019 BE-HIMATANSI Melaksanakan AKU PEDULI untuk bulan September dan diikuti oleh setiap perwakilan angkatan di Jurusan Akuntansi. Aku Peduli merupakan program kerja dari BE-HIMATANSI yang dikelola oleh Kompartemen Sosial Rohani. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat atau pihak yang berkebutuhan khusus dan memiliki kekurangan dari segi finansial. Program ini merupakan realisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bertujuan untuk Sosial (Masyarakat). Sumber dana untuk Aku Peduli dikumpulkan melalui Donasi yang dibuka setiap bulannya kepada Umum.

Capim KPK Nyoman Wara Beberkan Laporan Keuangan WDP KPK

0
Capim KPK I Nyoman Wara dalam wawancara dan uji publik Pansel, Selasa (27/8/2019). (Faiq Hidayat/detikcom)

Capim KPK I Nyoman Wara menyebut Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) memberikan predikat Wajar dengan Pengecualian (WDP) atas laporan keuangan KPK tahun 2018. Predikat ini diberikan karena masalah pengelolaan barang rampasan.

“Permasalahannya satu pengelolaan barang sitaan dan rampasan,” kata I Nyoman Wara saat tes wawancara dan uji publik di gedung Setneg, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Auditor BPK itu mengatakan barang sitaan harus dibuatkan administrasi meski belum diakui sebagai aset. Kemudian barang rampasan harus menunggu putusan inkrah dari pengadilan.

“Ini belum ada catatan yang memungkinkan. Kedua, barang rampasan inkrah harusnya dicatat di laporan keuangan KPK. Memang sudah punya labuksi, tapi administrasinya belum memadai,” jelas dia.

Catatan lain, Nyoman mengatakan laporan keuangan berbeda antara akuntansi dengan Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi). Ada barang rampasan yang juga belum tercatat oleh KPK.

“Ada barangnya tercatat tapi buktinya belum memadai, itu sekitar Rp 300 miliar. Ada yang barangnya ada tapi tidak tercatat, ada barang yang keluar tapi nggak ada bukti barang keluar,” ujar Nyoman.

Karena itu, Nyoman mengaku akan membuat standard operating procedure(SOP) jika terpilih menjadi pimpinan KPK. Apabila ada penyimpangan barang rampasan dan sitaan, bisa ditindak.

“Buat SOP. Diinventarisasi, kalau ada penyelewengan sudah pasti ditindak,” katanya.

Penuhi aturan PSAK 71, Bank BJB siap tingkatkan CKPN

0

Petugas teller melakukan pelayanan kepada nasabah di Bank BJB Cabang Utama, Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (20/6/2017). Guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan dana masyarakat menjelang Lebaran 2017, Bank BJB menyiapkan dana likuiditas sekitar Rp 9,6 triliun yang didistribusikan ke seluruh kantor Bank BJB di Indonesia, khususnya daerah tujuan mudik. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

ILUSTRASI. Pelayanan Bank BJB Bandung Jelang Lebaran

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR, anggota indeks Kompas100) tengah berupaya untuk mengimplementasikan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71. Saat ini, Bank BJB sudah memiliki Cadangan Kerugian Penurunan Laba (CKPN) sebesar 92%.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi berucap, walaupun aturan ini cukup menantang karena harus mencadangkan lebih dari 100%, namun BJB berkomitmen untuk mematuhinya. 

“Terbukti dari tahun lalu di mana CKPN sebesar 30%, Alhamdulillah akhir tahun lalu ada laba kami yang dimasukkan ke dalam CKPN, jadi angkanya sekarang sudah di posisi 90-92%,” ucap dia.

Yuddy menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk bisa memenuhi ketentuan tersebut. Pasalnya, implementasi PSAK 71 ini harus sudah dilaksanakan pada 2020. Untuk itu, pihak bank BJB sudah melakukan persiapannya. “Tiap bulan kami haris mencadangkan lebih kurang Rp 80 miliar,” katanya.

Di lain pihak, perusahaan juga harus menjaga kualitas kreditnya agar tidak menggerus CKPN. Nah, guna menjaga kualitas kredit ini, BJB melakukan reposisi bisnis dengan kembangkan bisnis pada sektor produktif khususnya di Jawa Barat dan Banten. 

Selain itu, BJB juga tengah mengembangkan inisiatif agar rasio dana murah alias CASA meningkat. Yuddy mengaku, saat ini CASA rasio banyak terdapat di komponen dana mahal, seperti deposito.

“Kami berusaha meningkatkan CASA, meningkatkan fee based. Seperti bikin tabungan rasa deposito juga program digitalisasi,” jelasnya.

Sejumlah rencana ini diharapkan dapat mendongkrak CASA rasio BJB dari 45% menjadi 51-55% pada akhir tahun ini. 

“Upayanya dengan menggantikan komponen dari pendapatan bunga yang berasal dari komponen kredit. Salah satunya dengan menggaet institusi. Alhamdulilah, BJB ditunjuk sebagai wali amanat PT Wijaya Karya yang mau nerbitin obligasi senilai Rp 500 miliar,” paparnya.

Pada triwulan kedua 2019, pertumbuhan kredit secara yoy BJB tumbuh 8,2% menjadi sebesar Rp 78,2 triliun dimana rasio Non Performing Loan (NPL) bertahan di level 1,7%. 

Rasio NPL ini lebih kecil dibanding rasio NPL industri perbankan yang sebesar 2,61%. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun juga tercatat positif sebesar Rp 95,1 triliun atau tumbuh 7% yoy. Sehingga bank BJB berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 803 miliar.

Awasi Sektor Keuangan, KPK Membentuk Tim Akuntansi Forensik

0
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) dan Direktur Utama Bank BTN Maryono (kiri) menjalin kerja sama penerapan program pencegahan korupsi di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membentuk tim akuntansi forensik untuk mengawasi aliran dana pada sektor keuangan, sekaligus memperkuat kinerja lembaga dalam memberantas korupsi di Indonesia.

“Kami telah menyiapkan (tim akuntansi forensik) untuk bisa masuk di sektor keuangan,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan tim akuntansi forensik dibentuk untuk meneliti korupsi yang menjerat korporasi penyelenggara negara dan perusahaan swasta dengan kasus yang dominan berupa gratifikasi.

Unit tersebut nantinya bertugas membantu kinerja penyidik dalam melakukan audit forensik dan memaksimalkan pengembalian kerugian negara akibat kasus korupsi.

“KPK selalu masuk dengan isu-isu pencegahan, membangun good corporate government, menjaga orang-orang baik punya ide dan mimpi,” ujarnya.

Adapun terkait sumber daya manusia, KPK akan mengisi unit itu dengan para penyidik yang memiliki keahlian dalam bidang akuntansi forensik.

Sebelumnya, lembaga anti rasuah ini telah mengirim sejumlah penyidiknya untuk mempelajari ilmu akuntansi forensik ke Independen Commision Against Corruption (ICAC) di Hong Kong dan Serious Fraud Office (SFO) di Inggris.

Lebih lanjut Saut menyampaikan saat ini Bank BTN adalah perbankan pertama yang mengadopsi Panduan Pencegahan Korupsi dan bermitra dengan KPK dalam gerakan anti praktik korupsi dan suap.

“Kita ketahui perbankan termasuk sektor prioritas dari strategi nasional dan strategi KPK. Bank BTN adalah perbankan pertama, kami harapkan ini bisa menjadi role model yang kemudian ditiru bank lain,” ucapnya.

Dituding Palsukan Laporan Keuangan, Saham General Electronic (GE) Anjlok 11%

0

Saham General Electric Company (General Electric/GE) mengalami penurunan terbesarnya dalam satu dekade terakhir, tepatnya sejak April 2008, pada penutupan perdagangan bursa Amerika Serikat (AS) Kamis (15/8). Saham ini ditutup turun 11% ke level US$ 8,01 per saham.

Akibatnya, nilai kapitalisasi pasar GE turun dari posisi Rabu (14/8) sebesar US$ 78,8 miliar menjadi US$ 69,9 miliar setelah harga sahamnya mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis.

Anjloknya saham GE merupakan buntut dari laporan yang mengklaim bahwa perusahaan multinasional ini telah memanipulasi laporan keuangannya untuk menyembunyikan masalah keuangan perusahaan. Salah satu caranya yaitu dengan mengganti format laporan keuangan setiap 2-4 tahun sekali, sehingga kinerjanya tidak dapat dianalisis.

Laporan ini dibuat oleh seorang akuntan asal AS, Harry Markopolos beserta timnya, yang sebelumnya pernah membongkar skandal investasi skema ponzi dari perusahaan investasi milik Bernard Madoff pada 2008 lalu. Penipuan investasi yang dilakukan Madoff ketika itu membuat investor rugi sekitar US$ 65 miliar.

Dalam laporan tersebut, Markopolos mengatakan penipuan yang dilakukan GE dengan memanipulasi laporan keuangan nilainya mencapai US$ 38 miliar. “Tim saya telah menghabiskan tujuh bulan terakhir menganalisis laporan keuangan GE dan kami percaya mereka melakukan penipuan sebesar US$ 38 miliar,” ujar Markopolos dalam laporannya.

Menanggapi tuduhan penipuan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) GE;Lawrence Culp, mengatakan bahwa laporan tersebut tidak benar. Dia mengklaim laporan tersebut merupakan manipulasi pasar yang dilakukan Markopolos untuk membuat harga saham GE turun.

“Sehingga Markopolos dan klien hedge-fund-nya bisa mendapatkan keuntungan dari volatilitas saham GE. Kami akan menganggap serius tuduhan pelanggaran pelaporan keuangan. Tapi (laporan) ini murni manipulasi pasar (oleh Markopolos),” tegas Culp, dilansir dari CNBC.com, Jumat (16/8).

Culp menambahkan, bahwa laporan yang dikeluarkan oleh Markopolos banyak memuat fakta-fakta yang salah, dan klaim penipuan tersebut dapat diperbaiki jika saja GE diajak untuk berdiskusi sebelum laporan tersebut diterbitkan.

Untuk menyebarluaskan laporan tersebut kepada publik, Markopolos secara khusus membuat situs www.GEfraud.com. Dia mengatakan bahwa investigasi terhadap laporan keuangan GE dilakukan secara intensif selama selama tujuh bulan bersama timnya.

Menurutnya, laporan ini berpotensi mengantarkan GE ke gerbang kebangkurutan, sama seperti yang dialami perusahaan energi asal AS Enron pada 2002 dan perusahaan telekomunikasi WorldCom pada 2003 lalu. Kedua perusahaan ini menghadapi masalah yang sama dengan GE saat ini.

Ketika itu Enron memiliki aset sebesar US$ 63 miliar, sehingga kebangkrutannya saat itu menjadi sejarah kebangkrutan perusahaan terbesar di AS. Sementara itu WorldCom memilik aset US$ 107 miliar ketika dinyatakan bangkrut.

“Yang kami temukan pada GE hanyalah puncak dari gunung es. GE memiliki sejarah panjang penipuan akuntansi yang dimulai sejak 1995, ketika masih dipimpin oleh CEO Jack Welch,” ujarnya.

Hasil Temuan Markopolos

Salah satu hasil temuan Markopolos dalam laporannya yaitu pada unit asuransi perawatan jangka panjang GE, di mana mereka menyembunyikan kerugian yang makin besar seiring dengan bertambah tuanya pemegang polis asuransi GE. GE pun seharusnya menambah pencadangan sebesar US$ 15 miliar.

Dia juga mengklaim bahwa GE telah membuat laporan palsu yang disampaikan kepada otoritas sektor asuransi di AS. Selain itu, Markopolos juga menyebutkan dia menemukan kejanggalan dengan metode akuntansi GE pada bisnis minyak dan gasnya, Baker Hughes.

Seorang penasihat untuk dana pensiun serikat meminta GE untuk bekerja sama dengan perusahaan jasa profesional yaitu KPMG sebagai auditor perusahaannya. Hal ini dibutuhkan setelah serangkaian kesalahan metode akuntansi dan kesalahan strategis mengguncang kepercayaan investor pada perusahaan.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan Selasa kepada direktur independen GE, CtW Investment Group mendesak produsen untuk menemukan akuntan baru untuk dan berkomitmen untuk mengganti auditor setiap 10 tahun. “Ini untuk mencari pengawasan yang lebih kuat terhadap alokasi modal,” diktip dari Bloomberg, Jumat (16/8).

GE mengatakan bahwa pada Desember nanti pihaknya akan mengirim auditor baru. Ini merupakan salah satu perubahan yang dibuat oleh CEO GE Larry Culp.

Tudingan manipulasi laporan keuangan GE kini sudah dalam penyelidikan federal di AS. Kasus ini hanyalah salah satu dari sekian banyak tantangan yang dihadapi perusahaan yang berbasis di Boston ini, selain utang yang membengkak hingga tuntutan hukum pemegang saham, dan pasar pembangkit listrik yang lemah.

PANDUAN PEMBEKALAN OMBUS JURUSAN AKUNTANSI 2019

0

Assalamu’alaikum, Salam Akuntansi muda 2019!
Selamat Datang di OMBUS Jurusan Akuntansi Tahun 2019
PURPOSE “Empowering Your Own Purpose” 

Berikut adalah file panduan pembekalan OMBUS Jurusan Akuntansi Tahun 2019
(Klik Link di bawah untuk download .pdf)

Download File

#OMBUS2019#OMBUSPURPOSE#EMPOWERINGYOUROWNPURPOSE#OMBUSJURUSANAKUNTANSI#OMBUSJURAK#AKUNTANSI#YES#YAKIN#EKSIS#SUKSES

Yel Yel Ombus Jurusan Akuntansi

0
Video Yel-Yel OMBUS Jurusan Akuntansi Tahun 2019

Hello the New Generation of Accounting Department !! Have you prepared yourself ? 
PURPOSE “Empowering Your Own Purpose” 👊

#OMBUS2019#OMBUSPURPOSE#EMPOWERINGYOUROWNPURPOSE#OMBUSJURUSANAKUNTANSI#OMBUSJURAK#AKUNTANSI#YES#YAKIN#EKSIS#SUKSES