Oleh : Eulis Sulistiya

Masa pandemi Covid-19 merupakan sebuah tantangan dan rintangan besar yang harus dihadapi oleh perekonomian Indonesia. Sudah lebih dari satu tahun virus ini menyebar di Indonesia dan melumpuhkan sektor perekonomian hingga mengantarkan Indonesia dalam kondisi krisis ekonomi. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 2,07%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa selama tiga kuartal berturut-turut di tahun 2020, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi negatif. Melihat kondisi demikian, tentu saja Indonesia harus segera bangkit dari keterpurukan ekonomi dengan cara melakukan langkah-langkah strategis dalam pemulihan kondisi ekonomi.

Krisis ekonomi di Indonesia dapat dirasakan oleh seluruh daerah dan wilayah yang ada di Indonesia, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Para pelaku dari berbagai sektor ekonomi mengalami penurunan pendapatan akibat dari pandemi Covid-19 ini. Beberapa sektor perekonomian di Kabupaten Kuningan yang ikut terdampak diantaranya adalah sektor pariwisata, sektor pertanian, serta para pengusaha UMKM dan Ekonomi Kreatif. Sektorsektor perekonomian ini merupakan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kuningan dalam upaya pemulihan kondisi ekonomi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan peran serta dari berbagai elemen untuk bisa membuat dan menyusun rencana strategis sebagai upaya untuk melakukan pemulihan ekonomi.

Namun, rupanya upaya-upaya untuk mengembangkan dan memajukan sektor-sektor tersebut masih kurang, baik dari segi pengelolaan, pendanaan, hingga pada aspek pemasaran. Sebagai contoh, misalnya pada sektor pariwisata, Kabupaten Kuningan ini memiliki banyak destinasi wisata yang potensial tetapi dari aspek pemasarannya masih minim sehingga tidak banyak orang yang mengetahuinya. Padahal, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan memiliki visi untuk bisa menciptakan banyak desa wisata di Kabupaten Kuningan. Untuk mengatasi permasalahan dalam tata kelola dari potensi sektor-sektor perekonomian di Kabupaten Kuningan, maka FOKO SI MUNING hadir untuk bisa ikut mengambil peran dalam upaya pemulihan kondisi ekonomi di Kabupaten Kuningan.

FOKO SI MUNING (Forum Kolaborasi Generasi Muda Kuningan) merupakan sebuah wadah untuk memfasilitasi generasi muda di Kabupaten Kuningan supaya bisa berkumpul, berdiskusi dan berkolaborasi untuk menuangkan ide-ide dan gagasan-gagasannya ke dalam sebuah rencana strategis dan karya dalam mengembangkan dan memajukan potensi dari berbagai sektor ekonomi di Kabupaten Kuningan. Anggota yang tergabung di dalam FOKO SI MUNING merupakan generasi muda yang tinggal di Kabupaten Kuningan dari semua kalangan, mulai dari siswa SMA, SMK, Mahasiswa, hingga para pengusaha muda. Generasi muda merupakan agen of change yang memiliki pemikiran luas dan menatap jauh ke depan, melalui forum ini diharapkan rencana-rencana strategis yang disusun dan dirancang oleh mereka bisa ikut membangkitkan sektor ekonomi di Kabupaten Kuningan dari keterpurukan.

Anggota di dalam FOKO SI MUNING akan dibagi ke dalam beberapa bidang berdasarkan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Kuningan, yaitu bidang pariwisata, bidang pertanian, serta bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif. Anggota dari masing-masing bidang tersebut akan dibagi lagi ke dalam dua departemen, yaitu Departemen Kajian dan Penelitian serta Departemen Penyusunan Perencanaan Strategis. Departemen dari setiap bidang memiliki tugas dan program kerja yang berbeda-beda sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Bidang pariwisata, memiliki visi untuk bisa mengembangkan berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kuningan dan membantu Pemerintah Daerah untuk bisa mewujudkan impiannya yaitu menjadikan Kabupaten Kuningan memiliki banyak desa wisata. Departemen Kajian dan Penelitian pada bidang pariwisata memiliki tugas pokok untuk mengkaji serta meneliti secara langsung daya tarik dan permasalahan-permasalahan yang ada di lokasi tersebut. Hasil dari riset tersebut kemudian dilaporkan kepada Departemen Penyusunan Perencanaan Strategis untuk bisa dikaji lebih lanjut serta menyusun berbagai rancangan untuk mengembangkan destinasi wisata tersebut serta mengatasi berbagai permasalahan yang menghambat kemajuan lokasi tersebut. Hasil rancangan tersebut kemudian akan diserahkan kepada pihak pengelola sebagai masukan untuk pengembangan destinasi wisata tersebut. Salah satu kreativitas dari generasi muda di Kabupaten Kuningan adalah sebuah karya dari tiga orang siswa SMK Pertiwi Kuningan, mereka membuat sebuah aplikasi android bernama SAGAKU (Sagala Kuningan) yang berisi informasi tentang lokasi wisata, tempat kuliner dan data UMKM di Kabupaten Kuningan. Karya tersebut bisa menjadi salah satu sarana promosi untuk memperkenalkan destinasi wisata serta memasarkan produk UMKM yang ada di Kabupaten Kuningan.

Pada tahun 2020 tercatat produksi beras di Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan yaitu sebesar 159.321,16 ton dari tahun 2019 yang sebesar 126.315,78 ton. Bidang pertanian, memiliki visi untuk bisa menjaga dan meningkatkan hasil pertanian serta mewujudkan swasembada beras di Kabupaten Kuningan. Departemen Kajian dan Penelitian pada bidang pertanian bertugas untuk mengkaji dan meneliti berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para petani, mulai dari permasalahan pada saat penanaman hingga pada masalah penjualan hasil pertanian. Hasil riset tersebut kemudian dilaporkan kepada Departemen Penyusunan Perencanaan Strategis untuk bisa menyusun rencana dalam mengatasi permasalahan tersebut. Rancangan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama para petani sebagai upaya edukasi dan pelatihan supaya para petani bisa mengatasi berbagai permasalahan yang ada serta bisa meningkatkan hasil pertaniannya.

Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif, memiliki visi untuk bisa memajukan dan membantu pengusaha UMKM dan Ekonomi Kreatif dalam menjalankan bisnisnya. Departemen Kajian dan Penelitian pada bidang ini memiliki tugas untuk meneliti berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha UMKM dan Ekonomi Kreatif, baik dari segi tata kelola usaha, keuangan, hingga pada proses pemasaran produk. Hasil riset kemudian dibahas lebih lanjut oleh Departemen Penyusunan Perencanaan Strategis sebagai landasan untuk penyusunan rencana strategis dalam pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Kuningan.

Seluruh potensi ekonomi tersebut menjadi aset utama bagi Kabupaten Kuningan, sehingga dibutuhkan strategi yang baik dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, FOKO SI MUNING menjadi salah satu fasilitas bagi pemerintah dan masyarakat untuk memberikan gagasan dan masukan serta rancangan strategis dalam pengembangan berbagai sektor perekonomian di Kabupaten Kuningan.

Dalam menjalankan tugasnya tentu saja forum ini membutuhkan dukungan serta kerja sama dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sebagai lembaga pemangku kebijakan. Melalui forum ini diharapkan generasi muda Kabupaten Kuningan bisa membantu menghidupkan kembali ekonomi di daerahnya melalui ide-ide kreatif dan gagasan cemerlang yang dituangkan ke dalam rencana strategis atau ke dalam sebuah karya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of