D

Universitas Siliwangi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi

Mengenal eSport Sebagai Salah Satu Potensi Usaha Berbasis Digital yang Digemari Generasi Milenial

Bermain game merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Kerap kali gara-gara kita bermain game kita disebut menghabiskan waktu tanpa ada gunanya, namun di zaman sekarang ini bermain game ternyata dapat menghasilkan uang! Maka dari itu, saya tulis artikel ini untuk membuka pemikiran pembaca sekalian, agar lebih terbuka dalam menghadapi Industri Game, atau lebih dikenal dengan eSport.

Sekilas Tentang eSport

Pada dasarnya eSport berarti game yang bersifat kompetitif. Biasanya eSport memiliki turnamen yang diselenggarakan oleh publisher-nya sendiri, seperti The International  yang diselenggarakan oleh Valve, AWC oleh Tencent, dan MPL oleh Moonton. Hal ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian dari publish-er kepada komunitas game tersebut.

Fenomena eSport di Indonesia

Di tahun 2019 ini, eSport di Indonesia bisa dibilang semakin berkembang pesat. Banyak faktor yang dapat mendasari pernyataan tersebut, salah satunya yaitu perhatian pemerintah akan perkembangan eSport di Indonesia ini, sebagai contoh yaitu diadakannya Piala Presiden eSport, dan hadirnya eSport dalam Asian Games di Indonesia pada tahun kemarin.

Banyak hal yang menunjukan perkembangan eSport, yaitu adanya IESPL(Indonesia eSport Premier League yang mewadahi banyak game), adanya ASL, MPL dan turnamen sejenisnya yang diselenggarakan langsung oleh publisherpublisher game.

Peluang Usaha Dalam Dunia eSport

Sebenarnya, eSport di Indonesia sudah ada sejak dahulu, hanya saja belum banyak dipandang orang. Pada saat itu minat dari masyarakat akan turnamen eSport di Indonesia tidak begitu tinggi. Namun setelah eSport sudah banyak dikenal masyarakat di Indonesia, tentunya meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap hal-hal berbau game/eSport.

Sebagai contoh, pada zaman sekarang jasa joki game sangatlah marak, khususnya untuk game yang sedang menarik hati masyarakat indonesia, seperti game Mobile Legends : Bang Bang (MLBB) dan Player Unknown Battleground Mobile (PUBGM). Karena minat orang yang sangat tinggi terhadap game menyebabkan orang ingin mendapatkan “Rank” yang tinggi dalam game tersebut, namun karena beberapa hal yang menyebabkan orang tersebut tidak bisa banyak bermain, menyebabkan dia terpaksa menggunakan jasa joki dalam game. Bagi player yang mempunyai banyak uang tentu hal ini akan membantunya dalam mencapai “Rank” yang tinggi dalam game tersebut, dan bagi para joki game hal ini sapat menjadi sumber penghasilan mereka. Bahkan menurut Adrian “Drian” Larssen, salah satu pemain profesional dari tim Onic eSport divisi game MLBB, mengatakan bahwa setiap joki game dalam game MLBB dapat memiliki penghasilan mencapai 500 ribu rupiah dalam 1 hari. Dengan kata lain, dalam 1 bulan bisa mendapatkan penghasilan hingga 20 juta rupiah, nilai yang fantastis untuk hobi yang dibayar.

Sumber : Fjb Kaskus

Biasanya sistem jasa joki dalam sebuah game online yaitu, ada sebuah tim joki game yang berjumlah 5-10 orang. Pada praktiknya mereka lah yang menjokikan/memainkan akun costumernya. Pada awal transaksi costumernya membayar kepada pihak yang mengatur keuangan di tim joki game tersebut, dan apabila kegiatan joki selesai, maka akun dikembalikan kepada costumer, dan pemain yang memainkan akun costumernya itu mendapatkan bayaran sesuai porsinya dari pihak keuangan.

Sumber : Reddit

Selain jasa joki dalam game, dalam industri eSport juga menerima penghasilan dari hadiah-hadiah turnamen. Bagi player pemula, bisa pula mengikuti turnamen-turnamen skala kecil dengan hadiah yang tidak terlalu besar. Dengan turnamen ini, bisa jadi ajang untuk mengukur tingkat kemampuan player, apabila sudah merasa naik tingkat, maka bisa mengikuti turnamen dengan skala yang lebih besar dan hadiah yang lebih besar juga.

Dalam eSport juga ada yang disebut dengan manajemen tim, yang biasanya menaungi banyak divisi game di dalamnya. Hal ini tentu menjadi salah satu peluang bisnis dengan skala “Besar”, dimana orang dapat menginvestasikan hartanya dalam suatu tim eSport, dan kemudian akan mendapatkan penghasilan dari sponsor dan penghasilan turnamen dari timnya. Bisnis seperti ini sudah dilakukan oleh salah satu tim sepak bola ternama di dunia, yaitu PSG (Paris Saint-Germain) dan juga salah satu klub sepak bola lokal yaitu Bali United. Bagi pihan yang memiliki banyak uang, tentunya hal ini dapat menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjilan, asalkan pihak tersebut mau melebur dalam komunitas game, sehingga mengenal player-player yang hebat di bidang game-nya.

Selain itu, ada pula jasa jual beli akun ataupun voucher game, hal ini tentunya memerlukan modal yang tidak kecil, meskipun tidak lebih besar dari menginvestasikan uang untuk membentuk sebuah tim eSport.

Diantara beberapa pilihan di atas, apabila kita mahasiswa yang senang bermain game, maka pilihan untuk menjadi pemain profesional dan joki game adalah pilihan yang tepat dan menyenangkan tentunya. Kenapa tidak? Karena dengan kita hanya duduk, bermain game dan kita mendapatkan uang tentu akan menyenangkan, karena dapat menambah uang saku ataupun untuk membayar kegiatan-kegiatan yang ada di kampus.

Tips Melaksanakan Usaha Dalam Dunia eSport

Dalam melaksanakan usaha di dunia eSport kita harus menetahui potensi kita ada dimana. Apabila potensi kita adalah sebagai pemain profesional, joki game maka kita tentu harus menekuni dan sering berlatih game tersebut. Kita pun harus sering memantau setiap update dalam game karena itu akan mdmpengaruhi terhadap skill bermain game kita. Serta jangan lupa untuk sering bergaul dalam komunitas, agar mempunyai teman untuk meningkatkan kualitas permainan, atau bahkan masuk ke dalam grup/squad apabila terdapat lowongan.

Apabila kita ingin menjadi pemain profesional, tentunya kita harus memilili sebuah capaian dalam game yang kita mainkan, seperti masuk ke dalam list top global dan sejenisnya yang membuat kita memiliki achievement untuk ditunjukan kepada tim yang akan kita ikuti.

Apabila potensi kita adalah sebagai investor, manager, CEO, Pemilik sebuah tim eSport, maka kita harus aktif untuk terjun dalam komunitas game tersebut, dan mencari informasi tentang pemain-pemain yang hebat dalam game tersebut.

Difa Ahmad Hasuna

Mahasiswa Universitas Siliwangi, Jurusan Akuntansi 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here